Tampilkan postingan dengan label Penyebab Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyebab Penyakit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Oktober 2015

Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernafasan ISPA

Blog Dokter - Beragam penyakit sangat berpotensi muncul di musim pancaroba juga saat musim kemarau. Di suhu yang panas beragam virus dan bakteri dapat berkembang dengan cepat, mudah menyebar serta menimbulkan beragam penyakit kronis. Salah satu yang paling banyak mendominasi saat ini adalah gangguan pernafasan atau sering disingkat menjadi ISPA atau Infeksi Saluran Pernafasan.

Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernafasan ISPA

Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernafasan ISPA

Secara umum penyakit ini akan terlihat seperti flu biasa, namun jika tidak diatasi dengan cepat maka akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan serta bisa berujung pada kematian. Hal ini disebabkan oleh penyakit ISPA sangat cepat merusak dan menggorogoti saluran pernafasan dan mengakibatkan sulitnya oksigen memasok kebutuhannya di dalam tubuh kita.

Penyakit ISPA juga akan sangat cepat menyebar jika daya tahan tubuh sangat lemah. Oleh karena itu penyakit ini sangat mudah menyerang anak-anak dan balita serta orang tua yang sudah memiliki daya tahan tubuh yang sangat rendah.

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi Infeksi Saluran Pernafasan sebaiknya kita mengetahui apakah penyebab serta gejala umum dari penyakit ini.

Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernafasan ISPA

Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan

Infeksi saluran Pernafasan seperti yang telah dijabarkan diatas disebabkan oleh virus atau bakteri yaitu sejenis mikroorganisme yang mampu menyebar dengan cepat. Di bawah ini merupakan jenis mikroorganisme yang paling bertanggung jawab dalam penyebaran penyakit ISPA.

1. Adenovirus

Adenovirus merupakan salah satu jenis virus yang memiliki jenis lebih dari 50 jenis. Virus ini paling banyak menyebabkan gangguan pernafasan seperti flu, pilek, bronchitis, pneumonia dan juga sejenisnya. Ia juga akan snagat cepat menyebar di suhu yang kering.

2. Rhinovirus

Sebenarnya jenis virus ini juga menyebabkan pilek ringan, namun pada batasan usia tertentu seperti anak-anak, apalagi saat daya tahan tubuhnya yang rendah maka pilk ini bisa berubah menjadi ISPA pada tahap yang parah.

3. Pneumokokus

Penyakit meningitis yang bisa menyebabkan kelumpuhan syaraf hingga kematian dipicu oleh terjangkitnya virus ini. Selain meningitis virus ini juga menyebabkan pneumonia.

Beberapa virus diatas adalah penyebab seseorang bisa terjangkit ISPA. Jika virus sudah menyerang tubuh maka anda perlu mengetahui gejala umum saat seseorang menderita Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA)

Penyebab dan Gejala Infeksi Saluran Pernafasan ISPA

Berikut Gejala Infeksi Saluran Pernafasan

1. Hidung Tersumbat dan Berair

Saat terserang flu mugkin saja gelaja seperti hidung tersumbat dan berair akan sering ditemukan. Namun jika hal ini terus berlanjut hingga lama anda sebaiknya khawatir bahwa bisa saja gejala ini bukanlah flu biasa namun bisa saja merupakan gejala dari ISPA.

2. Paru-paru terasa sesak

Jika anda merasa paru-paru anda terasa berat atau terasa sesak dan tertahan, maka bisa saja itu adalah gejala ISPA yang bisa memberikan dampak buruk bagi anda. Saat paru-paru terasa sesak maka hal terebut disebabkan oleh kekurangan oksigen akibat terganggunya saluran nafas.

3. Batuk dan sakit tenggorokan

Saat menelan tersa sakit serta diikuti oleh batuk-batuk parah maka sebaiknya anda perlu mencurigai bahwa anda terserang ISPA.

4. Kelelahan

Mudah lelah juga merupakan gejala dari ISPA. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang kekurangan oksigen sehingga tak mempu menghasilkan energy yang cukup.

5. Kesulitan Bernafas

Saat sulit bernafas maka gejala ISPA ini menandakan telah bertambah parah. Jika ini terjadi sebaiknya segera menghubungi dokter.

6. Demam dan menggigil

Saat menggigil lalu badan terasa panas maka juga merupakan gejala ISPA yang memarah.

7. Kesadaran menurun dan pingsan

Dalam keadaan fatal maka bisa saja kesadaran mulai menurun hingga anda akan pingsan karena kekurangan oksigen.

Cara Penanganan Infeksi Saluran Pernafasan atau ISPA

Sejak dulu ISPA juga sangat sulit untuk diatasi. Salah satu yang paling sering dilakukan oleh tim medis adalah dengan memberikan antibiotik. Dosis antibiotik yang diberikan juga harus berbeda-beda sesuai usia serta tingkat keparahan ISPA. Setelah itu anda juga mesti menyediakan oksigen agar resiko kekurangan oksigen dapat dihindari dan menimbulkan penyakit yang lebih parah lagi. Selain itu mendukung daya tahan tubuh juga akan memberikan efek baik dalam pengobatan ISPA, sebab saat tubuh melemah maka virus dan bakteri yang menyerang tubuh akan lebih kuat dan mematikan system imun dalam tubuh kita.
Itulah beberapa hal yan perlu anda ketahui mengenai ISPA. Sebaiknya anda menghindari dengan selalu menjaga pola makan serta pola hidup yang sehat, sehingga antibody anda mampu menangkal segala jenis virus yang menyerang tubuh anda.

Rabu, 17 Juni 2015

6 Gejala Penyakit Malaria dan Penyebabnya

Blog Dokter - Malaria merupakan penyakit yang timbul atau terjadi akibat nyamuk anopheles. Penyakit yang ditularkan nyamuk tersebut membuat peredaran darah terkena dengan jamur atau parasit yang bernama plasmodium menyebar didalamnya. Penyakit malaria sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang berbahaya dan bahkan bisa berakibat kematian jika tidak segera ditangani. Data yang dilakukan dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa penyakit malaria bisa membunuh anak-anak dalam waktu 30 detik saja. Dan hampir sekitar 500 juta terinfeksi serta 1 juta orang tiap tahunnya di dunia meninggal akibat penyakit malaria. Gejala penyakit malaria sendiri sudah umum dan mudah dideteksi.

  Gejala Penyakit Malaria dan Penyebabnya  

Gejala Penyakit Malaria pada anak

Namun keinginan untuk mencegah dan mengobati supaya penyakit tersebut tidak menyebarlah kurang hati-hati dan teliti.

Penyebab Penyakit Malaria

Penyakit mematikan dna bahkan mampu membunuh manusia dengan cepat ini disebabkan jamur atau parasit yang dibawa nyamuk disuntikkan kekulit dan masuk serta beredar didalam pembuluh darah. Kemudian menyebar dan membuat si penderita mengalami gejala sakit penyakit malaria pada umumnya. Penyakit malaria sebenarnya disebarkan oleh nyamuk anopheles betina yang menyuntikkan jamur atau parasit tersebut ke tubuh. Jenis parasit atau jamur yang disebut dengan plasmodium ini memiliki 4 jenis sebagai penyebab penyakit malaria terjadi. Jenis 4 plasmodium tersebut yaitu:
ADVERTISEMENT
1. Plasmodium Ovele

2. Plasmodium Malaria

3. Plasmodium Falciparum

4. Plasmodium Vivax

Dari sekian jenis plasmodium penyabab terjadinya penyakit malaria, vivax adalah jenis parasit yang sering ditemukan ditubuh pasien namun bisa ditangani. Dan untuk parasit malaria-lah yang merupakan penyebab dari terjadinya penyakit mamatikan tersebut. Dan hampir sekitar 90% orang meninggal di dunia akibat malaria. Apa saja yang menjadi gejala penyakit malaria yang sering di alami penderita malaria?

Gejala Penyakit Malaria

Untuk para penderita penyakit malaria, gejala umum yang sering sekali di alami oleh pasien yang menderita malaria yaitu:

1. Demam

2. Menggigil

3. Lalu sakit kepala

4. Berkeringat

5. Merasa lelah

6. Mual-mual kemudian muntah

Baca juga :
Gejala penyakit malaria ini sering sekali muncul pada pasien yang menderita penyakit malaria. Bahkan selain keenam gejala yang disebutkan di atas, masih ada banyak lagi gejala lainnya yang sering terjadi seperti terasa nyeri pada otot dan punggung, batuk mengering yang non produktif, pembesaran pada limpa dan banyak lagi yang lainnya. Jika melihat keenam gejala di atas, gejala awal penyakit penyakit malaria memang sama seperti pasien yang hanya terjadi akibat infeksi bakteri atau virus.

Namun jika sahabat inti-kesehatan.blogspot.com tidak segera ditangani maka keadaan dan kondisi badan pasien akan semakin menurun, lemah dan malah berakibat buruk. Untuk itulah, jika pasien sudah terasa mual, muntah dan lemas dengan disertai demam yang menggigil usahakan segera di bawa ke dokter untuk penanganan selanjutnya.

Kamis, 11 Juni 2015

Penyebab dan Ciri Ciri Penyakit Hernia Pada Perempuan

Blog Dokter - Penyakit hernia merupakan penyakit yang sering terjadi pada laki-laki atau perempuan. Penyakit ini memiliki bentuk tonjolan yang keluar dari sisi rongga dibagian tubuh anda. Penyakit hernia juga sering disebut dengan penyakit turun berok. Penyakit ini terjadi akibat gagalnya penutupan lubang normal saat masa perkembangan janin atau juga bisa terjadi akibat peningkatan tekanan pada intrabdominal saat terjadi batuk atau mengangkat benda yang berat. Penutupan lubang yang normal selama masa perkembangan janin ini biasanya salah satu ciri ciri penyakit hernia pada perempuan. Akibat beratnya dalam membawa janin bayi yang ada dikandungan, maka terdapat benjolan yang sering muncul.

  Ciri Ciri Penyakit Hernia  

Ciri Ciri Penyakit Hernia pada perempuan

Untuk laki laki, penyakit ini akan sering muncul bagi mereka yang pekerja keras dan sering mengangkat benda berat saat bekerja. Salah satu contoh jenis penyakit hernia ini yaitu ketika usus sedang mengalami protrusi saat area otot di dinding abdomen anterior melemah. Akan tetapi penyakit hernia ini tidak akan terlalu parah untuk perempuan kecuali dirinya adalah pekerja keras dan sering mengangkat benda yang berat. Namun penyakit ini sering terjadi pada kaum laku laki. Penyebab terjadinya penyakit hernia ini sebenarnya terjadi karena penurunan tekanan pada intraabdomen melemah dan kemudian secara spontan kembali normal. Dan secara pasti penyakit ini memiliki cirri yang khusus jika anda bisa merasakannya.
ADVERTISEMENT
  Penyebab Penyakit Hernia  

Penyakit hernia memang tidak mematikan, namun terkadang penyakit ini sangat menjengkelkan. Penyakit hernia bahkan bisa menyerang siapa saja dan termasuk pada bayi yang masih ada dalam kandungan. Untuk itulah bagi para perempuan, ciri ciri penyakit hernia pada perempuan harus bisa anda ketahui dengan cara membaca dan mencari semua informasi yang berkaitan dengan penyakit tersebut. Apalagi saat anda dalam masa hamil, otomatis ini akan sangat berpengaruh dengan bayi dan kondisi kesehatan anda. Selain mengangkat beban yang berat penyebab dari penyakit hernia timbul yaitu:

1. Sering mengangkat beban yang berat

2. Sering atau terlalu lama melakukan pengedanan saat BAB atau saat akan melahirkan

3. Penyakit hernia sering terjadi di area rongga dada, dan akan terasa sakit dibagian tulang belakang dada

4. Merasa panas dibagian perut dan dada

5. Jika penyakit ini terjadi pada bagian sela paha, maka perut akan menonjol dan masuk ke dalam kantung buah zakar (bagi pria)

  Ciri Penyakit Hernia Pada Perempuan  

Perempuan bisa saja terkena penyakit hernia saat dirinya masih dalam kondisi saat hamil, saat akan melahirkan atau saat BAB. Ciri-ciri dari penyakit hernia terjadi pada perempuan yaitu:

1. Merasa nyeri dibagian perut yang bawah

2. Terasa sakit dan terasa ada tekanan didalam perut ketika saat sedang mengedan, batuk, atau saat mengangkat beban yang berat

3. Sering menonjol disekitar bagian perut dan selangkangan

4. Benjolan akan terus mengalami peningkatan ukuran

5. Jika hernia menjadi penyakit yang semakin ganas, maka tonjolan semakin meningkat dan akan terasa sakit

6. Rasa sakit yang diderita akan disertai dengan demam

7. Mengalami muntah dna mual jika usus mengalami terjepit dan menyempit

8. Terasa nyeri bersamaan dengan gangguan dalam pencernaan

Baca Juga :
Nah jika para perempuan merasakan ciri-ciri seperti yang disebutkan di atas, ada kemungkinan ciri ciri penyakit hernia pada perempuan telah dialami oleh anda. Agar bisa mencegah penyakit tersebut semakin parah, anda bisa konsultasi ke dokter dan mengeceknya. Jika memang benar sahabat inti-kesehatan.blogspot.com bisa lakukan cara penanganan yang alami untuk cara mengobatinya.